Wednesday, February 12, 2003

Menikahlah, Engkau Menjadi Kaya*



Dalam doa malam yang menyeruak di sela dinding harapan

Berharap denting gitar dan melodi piano iringi tangis rindu

Masih ada kesempatan



Mengharu biru selembar album kenangan basah

Tak akan salah semua rencana Yang Kuasa

Cinta suci-Nya terlalu indah



Kekayaan hakiki semanis barisan senyum si kecil

Kebahagiaan sejati seindah masa-masa sulit berdua

Terlalu berharga untuk dinilai



Tak akan pernah tertukar...



Feb 03

(Bintang Malam, selamanya...)

*) A. Mudjab Mahalli, Mei 2001

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di sini. Segala komentar yang tidak berhubungan dengan artikel, tidak akan dipublikasikan.

Salam hangat ;)