Sunday, April 6, 2003

Gugur Lagi Satu Kelopak Mawarnya



Sebuah mawar merah darah menghiasi taman hati

Selalu kupupuk dan kusiram agar terus mekar mewangi

Embun yang menetes pada kelopaknya setiap pagi menggelitik

Memaksaku tersenyum dan tersadar bahwa... Suatu saat...

Mawarku akan layu, kering, lalu mati.



Telah gugur satu lagi kelopak mawarku

Menyeretku kembali pada alam nyata

Akan segera berakhir kesempatanku memandanginya

Perlahan menua... Tak lama lagi akan mati...



Hanya satu yang pasti....

Mawar merahku akan terus merekah di nirwana



Apr 03

Whoah......Makin tuaaaa......!!!!!

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah meninggalkan jejak di sini. Segala komentar yang tidak berhubungan dengan artikel, tidak akan dipublikasikan.

Salam hangat ;)