Gugur Lagi Satu Kelopak Mawarnya
Sebuah mawar merah darah menghiasi taman hati
Selalu kupupuk dan kusiram agar terus mekar mewangi
Embun yang menetes pada kelopaknya setiap pagi menggelitik
Memaksaku tersenyum dan tersadar bahwa... Suatu saat...
Mawarku akan layu, kering, lalu mati.
Telah gugur satu lagi kelopak mawarku
Menyeretku kembali pada alam nyata
Akan segera berakhir kesempatanku memandanginya
Perlahan menua... Tak lama lagi akan mati...
Hanya satu yang pasti....
Mawar merahku akan terus merekah di nirwana
Apr 03
Whoah......Makin tuaaaa......!!!!!
No comments:
Post a Comment
Terima kasih sudah meninggalkan jejak di sini. Segala komentar yang tidak berhubungan dengan artikel, tidak akan dipublikasikan.
Salam hangat ;)